Ade Kaca Respon Kekhawatiran Nakes Di Garut, Pemerintah Diminta Berikan Rasa Aman



NEWSSEBELAS.COM | GARUT - Menyikapi keluhan salah satu Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Garut, karena banyak instansi pemerintah di wilayah hukum Garut melakukan perjalanan ke luar daerah diakhir penghujung Tahun 2020 lalu mendapat respon dari Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Kaca SE.

Menurut Ade Kaca, dalam kondisi pendemi Covid-19 semua pihak tengah berjuang untuk sama-sama berihtiar agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut bisa berhasil dengan baik bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 dan terhindar dar cluster-cluster baru di Kabupaten Garut.

“Tentu, ini membutuhkan kerja keras semua pihak, tidak terkecuali masyarakat itu sendiri harus disiplin dengn tetap menjalankan prokes dalam kehidupan dan beraktifitas kehidupan sehari hari. Kehadiran pemerintah dalam kondisi seperti ini tentu harus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, tanpa terkecuali pemerintah harus juga memberikan rasa nyaman dan perhatian khusus kepada seluruh tenaga kesehatan,” tandasnya, 20 Desember 2020 lalu.

Ade Kaca menegaskan, setidak-tidaknya para nakes dalam melaksanakan tugasnya harus ada jaminan keselamatan dengan memenuhi segala kebutuhan alat kesehatan dan pelindung diri.

“Saya menyarankan kalau toh ada berita berkaitan para pejabat yang bepergian keluar kota sebaiknya kegiatan tersebut distop dulu, terkecuali ada hal yang sangat urgen. Semisal ingin menggali penanganan covid di suatu daerah yang dianggap berhasil memutus rantai penyebaran covid 19 dan bisa dipraktekan di kabupaten Garut,” ungkapnya.

Apabila instansi pemerintah di wilayah hukum Garut melakukan perjalanan ke luar Garut untuk mencari cara penanganan Covid-19 itu tidak masalah. “Saya rasa tidak masalah. Tapi bila seandainya kegiatan keluar kota malah menambah penyebaran Covid-19 di Garut sebaiknya dipending saja,” tegasnya.

“Sekali lagi, mari kita sama-sama seluruh pemangku kebijakan di Kabupaten Garut untuk menyamakan pemikiran dalam satu tujuan yaitu Garut bebas Covid-19. Aktifitas masyarakat kembali normal,” terangnya. (Dera taopik)
Powered by Blogger.