Tiga Ormas Bersama Petani Datangi PT Caraka Anugrah Santoso



PURWAKARTA
- Organisasi Masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu ( GRIB), GMBI dan KOMPAK Kecamatan Cibatu bersama Petani mendatangi Perusahan PT Caraka Anugrah Santoso.

Kedatangan mereka untuk menuntut ganti rugi gagal panen, karena terendam banjir yang di akibatkan dampak dari perusahaan PT. Caraka Anugrah Santoso yang beralamat di Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Rabu (3/3/2021).

Pasalnya, akibat dampak dari pembangunan perusahaan tersebut saluran air/Parit menjadi tidak maksimal, sehingga mengakibatkan banjir ke kolam ikan dan Hekataran sawah milik warga lingkungan setempat.

" Perjanjian awal sebelum mendirikan bangunan pihak perusahaan sudah berjanji siap membantu dan mengganti segala kerugian masyarakat setempat, jika ada dampak dari pembangunan perusahaan tersebut," Cetus Iskandar Ketua LSM GMBI KSM Cibatu Sekaligus Koordinator Frum Ormas Cibatu Bersatu (FOCB)

Namun setelah terjadi seperti ini, katakanlah banjir yang menggenangi Hektaran sawah milik warga lingkungan sehingga gagal panen, sambung Iskandar," pihak perusahaan seolah olah tutup mata dan tidak mau mengganti kerugian petani akibat banjir dampak dari perusahaan tersebut," Ujar Iskandar

Di tempat yang sama, Ketua GRIB PAC Cibatu H. Bohim menambahkan pihak perusahaan awalnya tidak mau ganti rugi dan kita sudah tiga kali melakukan mediasi dengan perusahaan namun perusahaan bersikukuh tidak mau ganti rugi.

Audensi sempat alot, hari ini adalah puncak kemarahan para petani karena sudah beberapa kali mediasi namun tidak mendapatkan kesepakatan dan meminta bantuan kepada kami ormas dan LSM cibatu untuk mendampingi ke perusahaan tersebut.

" Alhamdulillah hari menemukan titik terang kesepeakatan antara petani dan perusahaan, yakni pihak perusahaan siap mengganti Kerugian 100 % kepada petani dengan sistem dua kali pembayaran". Ujar H. Bohim

Management perusahaan PT. Caraka Anugrah Santoso, Andres selaku General Manager mengatakan Siap menggati kerugian petani yang gagal panen akibat banjir dari dampak perusahaan.

" Perusahaan siap ganti kerugian petani yakni kisaran Rp. 400.000 / Kwintal dengan dua kali pembayaran". Kata Andreas

Dalam Audiensi tersebut dihadiri oleh Management perusahaan Andreas selaku Gemeral Manager PT. Caraka Anugrah Santoso, Ormas GMBI KSM Cibatu yang diketuai oleh Iskandar, Ketua Ormas GRIB PAC Cibatu H. Bohim, Kapolsek Cibatu AKP Ali Murtadho yang di wakili Kanit Rojak, Camat Cibatu Aan, Lurah Cipinang Wawan, Kanit Intelkam Polsek Cibatu, Babinsa, Bahbinkamtibmas, Satpol PP dan Ketua Bamusdes Desa Cipinang Wawan. (*)
Powered by Blogger.